23:49
Tak ada kata yang tertuang dalam aksara. Adalah bungkam saat rasa bahkan lebih indah untuk dituliskan.
Dari rimpunan puisi yang tertahan dalam jiwa— mengalunkan nada hati yang sempat tak dipercaya.
Seperti dua kapal yang berpapasan waktu badai, kita telah bersilang jalan satu sama lain; mengucap salam dalam tiap tatapan, kemudian mengintai bisu tanpa saling mengenal.
Atas luka yang sempat menggerogoti habis rasa
Pada akhirnya kau harus tetap percaya— akan ada seseorang yang mengantar kebahagiaan kembali pulang menuju rumah nestapa.
(rinzsu)
Pada akhirnya kau harus tetap percaya— akan ada seseorang yang mengantar kebahagiaan kembali pulang menuju rumah nestapa.
(rinzsu)
Thursday, September 11, 2014