la fin:to love


♡ ♡ ♡

i forgive myself for all your soft



3:42 PM permalink

Tentang hujan.


Bingar-bingar yang merdu dalam sunyi rintik hujan yang jatuh di sore hari masih menyibakkan diri dalam gemercik air yang menari.
Gadis itu masih berdiri di perbatasan kota, ia masih menunggu senjanya untuk menyapa.
Lembaran kertas putih yang terus mengiring kisahnya, kini tertinggal halaman baru mengaliri sepi.
Disaksikannya bercak bayangan halaman sebelumnya dan mulai merintih.
rinai hujan mulai mengantam setapak jalan dimana ia berpijak, yang menghantarkan lebam akan memoar perasaan saat ia mencari kupu-kupu yang bersembunyi dari tingkap yang menderas.
Ia menikmati senja dalam dekap hujan, untuk semilir angin yang membawa bulir-bulir air, dan mendayu-dayu membasahi wajah.
Kini gadis itu menari dalam belaian sang hujan tengah menyebut langkah seorang lelaki dalam nyanyian senja sang fana.
Lelaki perpayung itu pernah datang menawarkan keteduhan di bawah dinginnya langit kelam.
Namun sosok yang menyuguhkan sebuah kehangatan telah menghilang meski irama hujan akan seterusnya mengentak sebuah iringan.
Gadis itu sempat kehilangan apa yang samar untuk ia miliki. Ia membiarkan diri terkukung dalam ruang kosong, menyaksikan partikel hujan yang berjatuhan hanya pada beranda rumah kenangan. Sesekali teringat tentang senja yang mengajarkan sebuah keikhlasan. Ia tak perlu bertenduh untuk menyaksikan keajaiban hujan yang memenuhi kenangan dalam persimpangan.
Kini ia menari untuk rentetan musim penghujan yang sempat menghadiri segelintir keperihan.

Ribuan kali rongga pelangi yang terpancar, ternyata lelaki itu masih tak sadar tentang rintih sang hujan,
dan sosoknya yang lama menghilang.



lelaki berpayung dan
wanita pencinta senja dalam dekap hujan.



(rinzsu)

Saturday, July 26, 2014

find me: ( twitter, instagram, steam, youtube, tiktok ). la fin:to love